Keutamaan Berdoa dan Waktu Mustajab dalam Islam Lengkap dengan Dalil
Pendahuluan
Doa merupakan senjata utama seorang muslim. Dalam setiap keadaan, baik senang maupun susah, doa menjadi bentuk penghambaan kepada Allah SWT. Melalui doa, seorang hamba menunjukkan ketergantungannya hanya kepada Allah.
Islam sangat menganjurkan umatnya untuk memperbanyak doa karena doa memiliki keutamaan yang besar dan menjadi sebab dikabulkannya hajat.
Pengertian Doa dalam Islam
Secara bahasa, doa berarti permohonan atau permintaan. Sedangkan secara istilah, doa adalah bentuk ibadah seorang hamba kepada Allah dengan memohon kebaikan dan perlindungan dari segala keburukan.
Doa juga merupakan bukti keimanan, karena hanya kepada Allah seorang hamba meminta pertolongan.
Dalil Al-Qur’an tentang Keutamaan Berdoa
Allah SWT berfirman:
“Dan Tuhanmu berfirman: Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan untukmu.”
(QS. Ghafir: 60)
Ayat ini menegaskan bahwa Allah memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa dan menjanjikan akan mengabulkannya.
Allah juga berfirman:
“Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku.”
(QS. Al-Baqarah: 186)
Ini menunjukkan bahwa Allah sangat dekat dengan hamba-Nya dan selalu mendengar setiap doa yang dipanjatkan.
Dalil Hadis tentang Keutamaan Berdoa
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Doa adalah ibadah.”
(HR. Tirmidzi)
Dalam hadis lain, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah selain doa.”
(HR. Tirmidzi)
Hadis ini menunjukkan bahwa doa memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam.
Keutamaan Berdoa dalam Kehidupan
1. Mendekatkan Diri kepada Allah
Doa membuat hati lebih dekat dengan Allah dan meningkatkan keimanan.
2. Menjadi Sumber Ketenangan
Orang yang berdoa akan merasa lebih tenang karena menyerahkan segala urusan kepada Allah.
3. Mendatangkan Pertolongan Allah
Doa menjadi sebab datangnya pertolongan, baik yang disadari maupun tidak.
4. Menghapus Dosa
Doa yang tulus dapat menjadi penghapus dosa dan kesalahan.
Waktu-Waktu Mustajab untuk Berdoa
Berikut beberapa waktu yang dianjurkan untuk berdoa karena lebih mustajab:
1. Sepertiga Malam Terakhir
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Allah turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir dan mengabulkan doa hamba-Nya.
2. Setelah Shalat Fardhu
Waktu setelah shalat adalah saat yang sangat baik untuk berdoa.
3. Saat Sujud
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Keadaan paling dekat seorang hamba dengan Rabb-nya adalah saat sujud.”
(HR. Muslim)
4. Hari Jumat
Terutama pada waktu antara Ashar hingga Maghrib.
5. Saat Berpuasa dan Menjelang Berbuka
Doa orang yang berpuasa tidak akan ditolak.
Adab dalam Berdoa Agar Dikabulkan
Agar doa lebih mudah dikabulkan, perhatikan adab berikut:
-
Mengawali dengan pujian kepada Allah
-
Membaca shalawat kepada Nabi ﷺ
-
Berdoa dengan penuh keyakinan
-
Tidak tergesa-gesa ingin dikabulkan
-
Menutup doa dengan hamdalah
Kesimpulan
Berdoa adalah ibadah yang sangat mulia dan memiliki banyak keutamaan. Allah menjanjikan pengabulan doa bagi hamba-Nya yang berdoa dengan penuh keikhlasan. Dengan mengetahui waktu-waktu mustajab dan adab berdoa, seorang muslim dapat lebih dekat kepada Allah dan meraih keberkahan hidup.
Comments
Post a Comment