Sikap Seorang Muslim terhadap Perang Iran vs Israel–AS Menurut Islam
Pendahuluan Konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat kembali memanas pada tahun 2026. Serangan militer besar-besaran yang terjadi sejak Februari telah menimbulkan: korban jiwa yang besar kerusakan infrastruktur ketegangan global kekhawatiran akan perang yang lebih luas Konflik ini bermula dari serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran, yang kemudian dibalas dengan serangan rudal dan drone ke berbagai wilayah . Situasi ini menimbulkan pertanyaan penting bagi umat Islam: Bagaimana seharusnya sikap seorang Muslim menghadapi konflik seperti ini? Islam Tidak Mengajarkan Fanatisme Buta Dalam menghadapi konflik internasional, seorang Muslim tidak boleh bersikap hanya berdasarkan emosi atau fanatisme. Islam mengajarkan keadilan dan objektivitas. Allah berfirman: “Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena itu lebih dekat kepada takwa.” (QS. Al-Maidah: 8) Artinya: tidak boleh membela tanpa...