Jangan Takut Ditolak, Bisa Jadi Allah Sedang Menyiapkan Pekerjaan yang Lebih Baik
Melamar pekerjaan sering kali menjadi salah satu fase hidup yang paling melelahkan secara mental. Mengirim banyak lamaran, menunggu jawaban yang tidak pasti, lalu menghadapi penolakan demi penolakan bisa membuat seseorang mulai meragukan dirinya sendiri. Saya pernah berada di fase ketika setiap membuka email, hati langsung berdebar berharap ada panggilan kerja. Namun yang datang justru balasan penolakan atau bahkan tidak ada jawaban sama sekali. Di saat seperti itu, rasa takut perlahan muncul. Takut tidak cukup baik. Takut gagal. Takut masa depan tidak berjalan seperti yang diharapkan. Apalagi ketika melihat teman-teman lain sudah lebih dulu mendapatkan pekerjaan. Ada yang kariernya terlihat lancar, ada yang hidupnya mulai stabil, sementara diri sendiri masih sibuk mengirim lamaran ke banyak tempat. Tanpa sadar, hati mulai merasa tertinggal. Padahal setiap orang memiliki waktu dan jalan hidup yang berbeda. Dalam urusan rezeki, manusia sering terlalu fokus pada hasil sampai ...