Berhenti Membandingkan Hidup dengan Orang Lain: Belajar Mensyukuri Jalan Hidup Sendiri
Di era media sosial, membandingkan hidup dengan orang lain menjadi sesuatu yang sangat mudah terjadi. Setiap hari manusia melihat pencapaian orang lain: karier yang terlihat sukses rumah dan kendaraan baru hubungan yang tampak bahagia gaya hidup mewah pencapaian di usia muda Tanpa disadari, semua itu perlahan memengaruhi hati. Seseorang mulai merasa tertinggal, merasa hidupnya kurang berhasil, bahkan merasa dirinya tidak cukup baik. Padahal apa yang terlihat di depan mata belum tentu menggambarkan kenyataan sepenuhnya. Banyak orang terlihat bahagia di luar, tetapi menyimpan kegelisahan yang tidak diketahui siapa pun. Namun karena manusia hanya melihat permukaan, ia akhirnya sibuk membandingkan hidupnya dengan kehidupan orang lain. Dalam Islam, terlalu sibuk membandingkan diri bisa membuat hati kehilangan rasa syukur dan ketenangan. Allah berfirman dalam Al-Qur'an : "Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu ...